Selasa, 22 November 2011

SeoulMate


Judul : SeoulMate
Penulis : Lia indra andriana
Genre : Romance, comedy, fantasy
Tebal : 300 hlmn
Terbit : Januari 2011

Ketika kenyataan
Menentangmu
untuk terus berharap


Sebuah harapan untuk bertemu kembali dengan seseorang yang telah lama ditunggu, memaksa Kim Sun, gadis Korea bertempramen tinggi itu, menggunakan kemampuannya berkomunikasi dengan hantu. Siwon, seseorang yang baru dikenalnya, menawarinya sebuah pekerjaan.

Setelah beberapa kali menolak, akhirnya Sun memutuskan bergabung dalam sebuah organisasi ‘penyalur hantu’ bernama SeoulMate yang menerima proposal permintaan bantuan dari manusia.

Kemampuannya untuk melihat hantu merupakan potensi dasar yang dicari organisasi itu untuk merekrutnya sebagai Mate. Tugas yang diberikannya pun tidak main-main, menjaga serta membantu soul, hantu yang terjebak di bumi dan bersama-sama melaksanakan semua proposal dari para klien SeoulMate.

Tidak disangka, Kim Sun ditugaskan menjaga Soul baru yang amnesia. Dan terus mendesak Sun untuk membantu menemukan asal-usulnya. Sun tidak habis pikir bagaimana dia dan Jang —Jang Geun Seok, nama yang dia berikan untuk soul nya— dapat menyelesaikan proposal klien jika mereka selalu bertengkar, pertengkaran yang kebanyakan dipicu oleh sikap tempramen Kim Sun.

Namun, semenjak proposal pertamanya bersama Jang dan tantangan yang ia dapatkan dalam proses pelaksanaan itu, membuat dirinya semakin lama semakin menyukai pekerjaannya sebagai Mate.

“Jang!” teriak Sun gemas. “Kau kira setelah menyebut namaku tiga kali kambing bakal melahirkan?”

Hari-harinya sebagai Mate dengan Soul amnesia yang memiliki sifat sangat polos tanpa disadari telah membuat Kim Sun merasakan perasaan yang aneh. Hal itu ditambah dengan perasaan cemburu yang tiba-tiba menyergapnya manakala Arang, si hantu cantik berpakaian hanbok yang berumur ratusan tahun, terus terang mengejar-ngejar Jang dan ikut membantu Jang menemukan asal-usulnya.

Perasaan tersingkirkan dan tidak berguna saat melihat kedekatan Jang dan Arang membuat Kim Sun selalu meluapkan emosinya tanpa kontrol pada siapapun tanpa mau memberi penjelasan. Sebaliknya Jang pun, dengan sikap polosnya hanya menanggapinya dengan bingung dan tetap tidak cukup mengerti untuk paham perasaan sensitif Kim Sun terhadap dirinya.

Kebingungan pada hubungan aneh antara Soul dan Mate itu akhirnya terjawab. Letupan asmara dalam diri Jang mulai muncul seiring sikap agresif Kim Sun yang mulai berusaha menandingi keagresifan Arang. Kim Sun menjadi semakin terbuka dalam menunjukan rasa suka kepada Jang meskipun mereka berdua masing-masing menyadari keanehan dalam hubungan cinta abnormal hantu-manusia yang tercipta diantara mereka berdua.

Tapi, keanehan itu langsung hilang seketika setelah keduanya mengungkapkan perasaan terdalam masing-masing di Pulau Namy, salah satu pulau romantis di Korea, dan berusaha menjalani hubungan mereka kedepannya layaknya manusia tanpa memikirkan semua keanehan itu.

kenyataan yang mengguncang jiwa pun harus di terima Sun saat bertemu dengan seseorang yang di tunggunya dan bahkan dia rela bergabung dengan SeoulMate. Dan sungguh disayangkan pria itu melarang Sun untuk berhubungan dengan Jang, karena hubungan manusia dan hantu tidak akan pernah mungkin terjadi.

Masalah besar pun muncul di kemudian hari ketika Jang mengetahui asal-usulnya yang sebenarnya dengan dibantu oleh Arang. Disamping itu, Kim Sun yang semula telah mengetahui identitas Jang yang asli yaitu Shin Ji Woo, tidak berani memberitahu Jang dengan alasan kehilangan yang akan ia dapatkan setelah Jang mengetahui siapa dan dimana seharusnya ia berada. Sedangkan Jang, yang mengetahui kenyataan itu, mencoba membujuk Kim Sun untuk mengatakan terus terang apapun yang ingin gadis itu katakan.

Tapi, nyatanya pernyataan Arang suatu hari malah berbuntut kesalahpahaman diantara Kim Sun dan Jang. Kim Sun yang terbawa emosi menyuruh Jang keluar dan segera menjauh dari kehidupannya.

Lalu, apakah Jang mengikuti permintaan Sun dan kembali ke tempat dimana seharusnya ia berada?
Tapi apakah dengan begitu Kim Sun siap menerima semua kehilangan itu?
Mungkinkah dia bisa bertemu dengan Jang?

“Harapan… itulah yang membuat kita bisa menggapai apa yang kita inginkan. Sebuah harapan dan kepercayaan” Lagi lagi hanya harapan yang tersisa.

Lia Indra Andriana, penulis novel ini adalah seorang dokter gigi yang menekuni hobinya menulis sampai saat ini. Di debut novel kesebelas sekaligus novel ketiga bersetting Korea ini, tampaknya semua hal telah dipersiapkan secara detail oleh penulis baik dalam proses pengerjaannya, dicetak dengan penerbitan sendiri, ada trailer dan OSTnya, serta ilustrasi menawan yang disuguhkan melalui balutan sampul berjenis linen yang elegan.

SeoulMate yang faktanya diinspirasi penulis dari sosok Jang Geun Seok dalam peran He's Beautiful dan kisah hantu The Mediatornya Meg Cabot merupakan kombinasi yang apik dan seru. kisah ini juga berhasil menampilkan secara gamblang kisah cinta abnormal Kim Sun dan Jang yang unik dan menggelitik hingga akhir. Sangat di rekomendasikan buat kamu si penyuka fiksi romantis plus komedi dan yang juga pengen tahu seluk beluk kebudayaan Korea. Novel ini cukup komplit deh. Hehehe

"Hujan...untuk mengingatmu. Aku perlu sesuatu untuk mengingatmu. Setiap ada hujan, aku akan mengingatmu,karena kamu benci hujan. Dan kamu ditengah kebencianmu,kamu akan mengingatku." Jang